Puisi ini saya persembahkan untuk dua kaum yang berbeda jalan tapi satu tujuan, bedanya, kaum satunya paham tujuan hidup di dunia, kaum yang satunya lagi belum memahami apa sih tujuan Allaah menciptakan kita?
Dua Generasi
Karya : Fini Sulila
.
Suara membahana dibalik gemerlapnya
Malam...
Suara syahdu diantara rebutan cahaya Nirwana
Luapan rasa tersirat dalam sebotol bir, menikmati dosa dengan mahir.
Sementara di gubuk sana
Suara ananda lantang tundukkan dunia
Sebotol air mineral jadi saksi
saat ananda siaga menghafalkan bait ayat
Berdiri di tanah yang sama
Beratapkan di langit yang sama
Menjalani hari yang sama
Pun keyakinan yang sama
Saat ini, perhitungan sang Maha belum nampak..
Kelak, kan disaksikan sendiri kepedihan dari dosa yang dibuat..