Sabtu, 06 Juni 2015

short Story



Dulu aku pernh menjadi  yang terindah di hatimu,aku bahagia saat itu kamu selalu bersamaku... dulu kau menjadi malaikat tanpa sayapku. Kau begitu menyayangiku. Dulu kamu juga pernah menyakitiku, tapi tidak berlangsung lama kau sgera minta maaf padaku. Tak ada sesuatu hal yang membuatmu punya alasan untuk menyakitiku. Aku juga pernah menyakitimu, sering, tapi kamu dengan bangganya berkata “paasti dia tetap akan setia”. Dulu saat aku sedih kamu selalu menghiburku, memberiku semangat. Sesibuk apapun kamu, kamu slalu ada waktu bersamaku. Hingga kau menyadarkanku bahwa tujuan hidupku yaitu membahagiakanmu setelah membahagiakan kedua orgtuaku. Kau segalanya bagiku seperti kata-katamu dulu... setelah hubungan kita berlangsung cukup lama,aku bertekad untuk membuatmu tidak tersakiti karna perbuatanku. Aku menyayangimu tanpa melihat tampan,harta atau kebaikanmu. Aku salut pada diriku. Bisa memilikimu. Aku salut hingga mataku buta karna cinta ini. Cinta yang membuatku lupa bahwa masih ada hal yang bisa ku lakukan selain bersamamu. “Ya allah kau berikan ku seseorg yg begitu aku sayangi. Namun aku tidak mau terlalu berharap padanya.aku tau dia juga menyayangiku .ya allah jodoh itu ditanganmu.beri aku kekuatan jika kelak dia akan bersama orglain J


Aku terus menjalani hubungan dengannya.. sudah sekitar 8 tahunan... katanya karna aku, dia bisa bersemangat menggapai cita-citanya. Karna aku hidupnya sampai ketingkat ini. dia mengajakku menikah. Aku bahagia ya allah..namun aku belum siap menjadi seorg istri. Aku masih ingin menggapai cita-citaku untuk orgtuaku. Aku ingin masa mudahku dihabiskan untk orgtua terlebih dahulu sebelum menikah dengannya.hingga saat malam jumat keluarganya datang melamar. Kataku “aku belum siap”. Itu membuatnya sedih,aku tak tahu bagaimana perasaaanya saat itu. Tapi sebenarnya aku kecewa padanya, aku kecewa dia tidak menepati janjinya untuk menikahiku setelah aku sudah membahagiakan orgtuaku. Aku putuskan untuk memutuskan hubungan ini, hubungan yang selama ini menemaniku. MOVE ON ? bukan aku bukan ingin move on... buat apa move on?? Karna sesuatu yang sudah disentuh hati tak mungkin dilupakan.


Aku beranikan diri meminta maaf pada nya dan keluarganya. Aku ingat kata-katanya dengan begitu terkejut “apaa??? Putus..?? kamu gila, aku minta maaf atas semua kesalahanku,aku janji aku tdk akan pernah memintamu untuk menerima lamaranku lagi sebelum kamu membahagiakan orgtuamu.tolong..jangan putus “ aku tersenyum lalu berkata “ya” kami memutuskan untuk menikah 3 tahun kedepan. Hingga saat setahun tiba-tiba dia sudah tidak pernah member kabar 1-4 bulan... hatiku gelisah.. ada apa dengannya, aku igin tau kenapa dengannya. Aku  bingung nomor handphone nya sudah tidak aktif lagi,aku bertanya pada kakaknya. Kakaknya juga tidak menjawab pertanyaanku. Telponku diriject oleh kakak”nya. Aku bingung kenapa ini, setelah sebulan berlalu, aku ingin segera tau kenapa dengannya. Aku takut apa yang pernah aku pikirkan akan terjadi. Memang benar, aku baru tau ternyata dia telah dijodohkan dengan seseorg yg lebih cantik dariku.wanita yang lebih berkelas dariku.sadar atau tidaknya aku, setelah mengetahui hal itu aku pindah kota, untuk mencari hidup yg baru, nomor handphone ku yang biasa ku pakai untk mnghubinginya kini ku  gant dgn yang baru, aku juga memblockir facebookku. Aku terlalu bersikap kekanak-kanakkan. Ibuku menyetujui apa yang mau aku  lakukan.bagaimana tidak sakit...?? ibuku sendiri yang berkata bahwa dia sdh dijodohkan. tanpa sepengetahuanku mereka tunangan. Otakku buntuh saat itu. Tidak ada lagi hal yg lebih indah selain pergi jauh dari mereka. Mungkin keluarga nya tidak menyukaiku.  Tidak bisa aku berkata-kata.. pikirku cinta memang sakiiit.... aku bersamanya 9 tahun dan memberinya cinta tulus apa adanya 9 tahun, kini dia akan menikahi org lain, orang asing yang belum tentu menyayanginya.. bagaimana jika dia sakit? Siapa yang tau obat yang cocok dengannya, bagaimana dengan jantung kronis yang di deritanya. Hanya aku yang mengetahui itu. Ayah ibunya hanya tau anaknya itu suksse besar. Menjadi seorang mayor mudah tanpa mereka tau siapa orang paling hebat dibalik anaknya yang hebat itu. Aku marah, marah.... namun apa ada org yang tau tentang kemarahanku, kekecewaanku? Tida ada.. hanya allah yang tau... aku bekerja siang malam, menyusun buku-buku buatanku, menyusun karangan-karangan romantisku... aku menjadi tenar di internet. Semua remaja membicarakan novel dan cerpen-cerpen yang kubuat.saat itu aku mulai aktif lagi di facebook denagan nama yang sama...  aku mulai lupa akan sosok dia. Dia.dia. dia yang menghancurkan perasaan ini. Namun dia juga yang menginspirasiku. dia membuatku lebi kuat mnjalani hidaup dan hati-hati dalam percintaan. 2 tahun berlalu. Aku sudah mempunyai rumah baru di kota baruku. Aku bangga dengan diri yang hancur ini.  Aku baru sadar.sudah 2 tahun aku merantau... aku menelpon ibuku..menanyakan kabarnya..’ alhamdulillah  nak ibu sehat-sehat’ aku tidak peduli lagi dengan cinta.yang di otakku “keluaargaku” aku ingin menghabiskan waktuku disini,ibuku menyuruhku pulang kampung. Akupun pulang... disana semua orang memandangku dengan bangga.. mereka bangga aku terkenal di internet. Dengan julukan sang BIDADARI. Berkat cerpen dan program-program cantik yang ku buat mereka senang dengan memberi julukan seperti itu. Bidadari?? J aku tersenyum saat mendengar kata-kata itu lagi,,kata-kata  yang pernah di sebut-sebut oleh seseorg untukku tapi kini orang itu tlah hilang.. dia membunuh cintaku yang tulus ini.. 5 hari aku di kampung, tiba-tiba ada undangan pernikahan dari dia..yaaahh dia yang sudah menghancurkan cinta ku.. melihat undangan itu hatiku hancur, apalagi melihat nama nya dengan title-tittle itu bersama pasangannya seakan tak tau diri. Hmmmm.... kuat,kuat,kuat itu kata-kataku. Ibuku melihatku lalu memelukku.. “silahkan menangis dipelukkan ibu nak..silahkan... menangislah.. masih banyak pria yang akan mencintaimu dengan tulus nak” aku tahaan air mataku, aku tersenyum pada ibu dan berkata “ aku akan pergi ke pesta pernikahannya, aku ingin menghadiri malam bahagianya..ibuu” . malam itu aku pergi ke pestanya dengan memakai gaun hitam dan hijab hitam.. aku tidak akan melakukan apapun, aku hanya akan melihatnya bersama wanita itu,,,aku akan diam,itu niatku... sampai disana... semua orang memandangku semua melihatku. Pesta yang ribut dan kacau karna berisiknya para ibu-ibu, semua diam... aku duduk dan memberi senyum pada mereka semua.... mereka tetap melihatku.. teman-teman ku semua datan dengan berpasang-pasangan.. aku hanya diam tidak berkta. Tiba-tiba MC acara itu memanggilku membacakan cerpen terkenalku sebelum ijabkabul dilaksanakan, aku bangkit dari tempat duduk, semua mata tertuju padakutapi tidak dengan DIA.. dia seakan merenung, tidak ada senyum dari bibir manisnya. Dia seakan tidak menikmati pesta itu, aku bingung dgn raut wajahnya.. dulu apapun raut wajahnyaaku bisa artikan, tapi sekarang tidak lagi..aku seakan tidak mengenalnya lagi, dia lain dari yang dulu. “Mungknkah dia sudah tidak cinta lagi.. hahaha J mana mungkin org yang akan menikah masih mencintai bekas pacarnya yelaaahh......”bicaraku dalam hati... aku segera keatas panggung semua orang memperhatikanku... aku mulai dengan “assalamualaikum..warahmatullah wa barakatuh.. “ aku mulai membacakan cerpen yang di request oleh si mc. Dia memintaku untuk menceritakan cerpen itu.. tiba-tiba aku lihat dia menatapku, wanita yang duduk disampingnya langsung menggenggam tangnnya, aku cemburu. Spontanku berteriak “cemburu”. Dia seakan kaget dalam lamunan. Lalu aku terus bercerita.. semua mata bersinar tercampur eyerliners basah..pudar... semua penonton menangis... aku kuat. Aku kuat “bisikku dalam hati”semua yang mendengar cerpenku menangis mereka seakan merasakan bahwa hal itu jelas-jelas pernah aku rasakan. Mereka bertepuk tangan. Di tengah tepuk tangan itu. Aku melihat dia berdiri.. lalu segera berlari  kepadaku.. dia memelukku.. semua orang yang selesai mengusap mata mereka kembali menangiis. Malam yang penuh teka-teki dia tiba-tiba memelukku.. dia mencium alisku dan berkata “aku kembali” dia memelukku.. tanpa bersuara  aku melepaskan pelukkan itu.aku melihat gadis itu kembali kedalam rumah.. aku segera lari dari pesta itu, apa yang kuperbuat aku menghancurkan hari kebahagiaannya..dia mengikutiku.. semua orang seakan sedang menonton drama romantis antara aku.dia dan dirinya.. aku malu, aku tidak mau mengganggu nya.. malam itu aku segera pulang.krang lebih  Jam 10 malam aku mendengar desah-desus orang-orang bahwa dia dan gadis itu tidak jadi menikah.aku segera menuju ke pesta itu namun disana tiidak ada satupun orang,pesta yang tadinyameriah..kini hanya terdengar suara seseorang yang sedang marah. Tanpa pikir panjang, aku masuk ke rumahnya untk minta maaf pada keluarga nya.. saat di muka pintu rumahnya aku mendengar dia marah lalu berkata “ ada apa dengan kalian? Kenapa aku yang kalian siksa? Appa dengan menikahi wanita itu kalian piir aku akan bahagia? Tidak. Kebahagiaanku hanya dengan tiara dia adlah hidupku. Dia yang membuatku sukses. Dimana kalian saat aku capek?dimana kalian saat aku butuh orang yang merawatku? Dimana kalian saat aku punya penyakit kronis, ??? dimana? Hanya tiara yang ada bersamaku. Dia memotivasikan aku agar tetp semangat, lantas ketika aku sudah menjadi seperti ini, kalian membutakanku?? Menikahkan aku dengan seorg gadis asing seperti dia? 9 thun aku bersama tiara, tidak pernah aku menyerah untuk segera menikahinya namun kalian memperdaya aku dengan guuna-guna? Dimana hati kalian? Aku percaya takdir, dan takdir allah aku bersama tiara, aku berani mati untuknya. Jika kalian sayang aku ridhoilah aku menikah dengan tiara. “ lalu aku melihatnya di peluk oleh ayah ibunya aku meneteskan airmata “Allah maha adil” aku berbalik.. aku segera pergi namun kakaknya melihat keberadaanku “tiara” semua keluarga nya melihatku, lalu dia pergi menjemputku dengan perasaan tak karuan aku menangis, dia lalu memelukku dengan erat. Minggu depan diadakannya pesta pernikahan kita. Sungguh aku bahagia J trimakasih ya Allah atas jalan cerita ini......




Ending *



Tidak ada komentar:

Posting Komentar